Judul Buku : MELATI DARI KADIPATEN PASIR LUHUR



Judul Buku :Melati Dari Kadipaten Pasirluhur

Penulis : Anwar Hadja
Editor : Kit Rose
Cover Designer : Domels

Jumlah Halaman : 333 hal
ISBN : 978-602-1249-35-2

Harga Cetak : Rp. 85.000 belum termasuk ongkos kirim
Harga Ebook : Rp.30.000
Ebook Store : Scoop , Wayang Force dan Google Play

Sinopsis:

Sang Dewi tersenyum. Dia tahu, tamunya sedang menyembunyikan sesuatu tentang dirinya.

“Sudahlah Raden, tidak usah berputar-putar. Aku suka kepada seorang pria yang jujur. Bukankah aku sudah mengirimkan salam persahabatan kepada Raden lewat Biyung Emban? Dasar sebuah persahabatan sejati adalah kejujujuran. Jika Raden tidak mau jujur dan menyembunyikan sesuatu kepadaku, lebih baik persahabatan ini kita akhiri sampai di sini saja. Raden boleh meninggalkan kamar ini. Sebab jika Raden tidak mau jujur kepadaku, Raden tidak layak menjadi sahabat sejati. Sebenarnya Raden ini ksatria dari mana? Hanya seorang ksatria berilmu tinggi yang memiliki keberanian masuk Taman Kaputren tanpa diketahui oleh penjaga, bukan? Silahkan jawab dengan jujur, Raden.”***
Top of Form

Rincian Produk :

 :
Melati Dari Kadipaten Pasirluhur, merupakan Novel Sejarah daerah Lembah Serayu-Banyumas, pada akhir abad ke-15 M yang melukisakan Kisah Cinta antara Sang Dewi Ciptarasa dari Kadipaten Pasirluhur, Banyumas dengan Raden Kamandaka Banyak Catra,dari Kerajaan Pakuan Pajajaran. Kisah cinta yang penuh lika-liku itu, sangat terkenal di daerah Banyumas, sehingga juga diabadikan dalam legenda ceritera rakyat yang diperkaya dengan kisah mitologis..Penulis menggubahnya dalam bentuk novel Sejarah yang lebih realistis.
Pembaca yang berminat, bisa membeli dengan menghubungi langsung Penerbit Jentera Pustaka.[]

Judul Buku : TAN -NOVEL BIOGRAFI TAN MALAKA



TAN (Novel Biografi Tan Malaka)
Rp 70.400 (Rp 88.000)

Rincian Produk
Ia lahir dengan nama Ibrahim pada masa paceklik. Tepat ketika bundanya melahirkannya, seorang lelaki tua misterius mendatangi ayahnya, Sutan Rasyad, dan berkata bahwa kelak putranya akan membawa perubahan besar di dunia. Pada usia yang masih muda, gelar datuk pamuncak telah disandangnya.

Gairahnya yang besar akan pengetahuan mendorongnya berlayar ke Nederland. Tercampak dari tanah adat adalah konsekuensi yang harus ditanggungnya. Di negeri penjajah ia hidup fakir dan mengalami diskriminasi rasial karena kulitnya cokelat. Semangat revolusioner yang membakar Eropa mengubahnya menjadi seorang pejuang kemerdekaan. Ditemani Fenny van de Snijder, perempuan kulit putih yang dicintainya, ia melawan penjajahan melalui tulisan. Di sana ia lebih dikenal dengan nama pena: Tan Malaka!

Dari kota-kota di Nederland, Tan lantas bergerilya ke Sumatera dan Jawa, mengobarkan semangat perlawanan terhadap kaum penjajah. Ia harus berhadapan dengan para kapitalis perkebunan, sindikat pengusaha gula, dan Gubernur Jenderal Hindia. Dalam kejaran polisi intelijen pemerintah kolonial, Tan bergerak di bawah tanah untuk mencegah malapetaka pertama dalam sejarah Hindia abad ke-20. Tan adalah sebuah novel sejarah yang mengungkap sisik-melik kehidupan Tan Malaka, salah satu sosok terpenting dalam kemerdekaan Republik Indonesia, bapak bangsa yang terlupakan.

Bisa di beli di Penerbit Javanica.


Pengarang: Hendri Teja
SC | 14 x 21 cm | 427 hlm.
ISBN: 978-602-6799-06-7
Harga: Rp88.000.
Harga diskon dari penerbit: Rp 74 ribu.

Judul Buku : MAHAKURAWA



MAHAKURAWA (Mahabharata dari Sudut Pandang Kurawa)
Rp 192.000 (Rp 240.000)

Rincian Produk

Mahabharata, epos terbesar sepanjang masa, sering kali dipahami sebagai cerita tentang kebaikan (Pandawa) melawan kejahatan (Kurawa). Tetapi sejarah ditulis oleh para pemenang. Mereka bisa menulis apa pun yang mereka inginkan. Yang kalah akan selalu diingat sesuai dengan penggambaran yang dibuat para pemenang. Bagaimana jika Kurawa menyimpan kisah yang luput dari kita? 

Di India, terdapat 1.260 versi Mahabharata. Di jagat pewayangan, ceritanya pun sangat beragam. Ada bagian Mahabharata karya Abiyasa yang lama hilang, yang ditulis dari sudut pandang Kurawa. Jaimini, murid Abiyasa, menulis kepahlawanan Duryudana. Hanya satu bagian dari versi tersebut, Aswatama Parwa, yang tersisa. Pada abad 2, pujangga Bhasa menulis Urubangga, yang memuja Duryudana. Pun ada beberapa cerita rakyat di India selatan yang menempatkan Duryudana sebagai pemimpin mulia, yang berani melawan tatanan kasta yang semena-mena. . 

Inilah Mahakurawa, kisah Mahabharata dari sudut pandang tokoh-tokoh yang dianggap jahat seperti Duryudana, Aswatama, dan Sengkuni, pun yang tertindas dan terlunta seperti Ekalaya, Karna, dan Jara. Mahakurawa mempertanyakan apa yang baik dan apa yang jahat dan siapa sejatinya pemenang Bharatayuda. Mahakurawa adalah kisah dari sisi lain: yang kalah, yang terhina, yang terinjak-injak, yang bertempur tanpa berharap campur tangan dewata, yang meyakini bahwa tindakan mereka sesuai dharma! Dan jika Mahabharata pada akhirnya adalah kisah tentang kemenangan dharma atas adharma, kenapa dunia justru memasuki Kaliyuga? Selamat membaca. 

Buku diterbitkan Penerbit Javanica.
Harga dua buku: Rp 192.000 (harga asli: Rp 240.000). Terdiri dari dua seri: Cakra Manggilingan (seri 1, 502 hlm. Rp 120.000) dan Kaliyuga (seri 2, 561 hlm. Rp 120.000). Penulis: Anand Neelakantan. Tebal total: 1.063 hlm.


Judul Buku : MELATI DARI KADIPATEN PASIR LUHUR

Judul Buku : Melati Dari Kadipaten Pasirluhur Penulis : Anwar Hadja Editor : Kit Rose Cover Designer : Domels Jumlah Halaman ...